Keuntungan dan Kerugian Hidroponik yang Harus Anda Pertimbangkan Sebelum Memulai Berkebun Hidroponik

GREENVEST – Ada beberapa keuntungan dan kerugian yang harus Anda pertimbangkan sebelum memulai berkebun hidroponik.

Berkebun dengan sistem hidroponik tentu saja memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Anda harus mempertimbangkannya matang-matang sebelum memulai.

Namun, jika Anda merasa keuntungannya lebih besar daripada kerugiannya, Anda harus mulai yakin untuk berkebun dengan sistem hidroponik.

Jika Anda sudah yakin untuk berkebun hidroponik, namun masih takut gagal dan tidak sesuai prosedur, Anda bisa mengikuti Pelatihan Hidroponik online yang akan mengajari dan memantau Anda sampai berhasil.

Jika berminat bisa klik tautan ini untuk berkonsultasi.

Jadi, apa saja keuntungan dan kerugian dalam berkebun hidroponik? Simak penjelasan berikut:

Baca Juga: Di Georgia, Siswa Sekolah Dasar Diwajibkan Belajar Tentang Pertanian

Keuntungan hidroponik

Tanaman yang tumbuh dalam sistem hidroponik dapat tumbuh sekitar 30% lebih cepat daripada tanaman yang tertanam di tanah tradisional.

Ini terjadi karena tanaman tidak perlu mengeluarkan energi untuk mencari nutrisi di dalam tanah secara terus menerus. Sebaliknya, nutrisi akan terbawa langsung ke tanaman, dan energi itu berguna untuk pertumbuhan.

Sistem hidroponik dapat menggunakan air sebanyak 95% lebih sedikit daripada metode penanaman berbasis tanah tradisional. Karena sistem tertutup, air dalam proses pertumbuhan tidak terpapar ke dunia luar, yang mengurangi penguapan.

Kondisi lingkungan tidak berperan besar dalam keberhasilan panen Anda. Karena tanaman Anda tumbuh di dalam, faktor-faktor seperti kondisi cuaca dan jenis tanah tidak akan memengaruhi pertumbuhan tanaman Anda. Anda memiliki lebih banyak kendali atas kondisi pertumbuhan.

Baca Juga: Lebih dari 820 Juta Orang Menderita Kelaparan, Berikut 5 Cara Meningkatkan Ketahanan Pangan yang Harus Segera Dilakukan

Kerugian hidroponik

Hidroponik bisa menjadi hobi yang mahal. Ada banyak jenis sistem hidroponik yang berbeda (kita akan membahasnya nanti), tetapi sistem kelas atas dapat berharga lebih dari $ 500 saja. Untungnya, ada opsi DIY yang lebih terjangkau.

Dalam berkebun tradisional, tanah menyimpan nutrisi yang dapat terakses oleh tanaman sendiri. Dalam hidroponik, tidak ada penyimpanan unsur hara.

Itu berarti Anda memberi makan tanaman secara langsung. Jika ada yang rusak pada sistem Anda atau Anda lupa, tanaman Anda akan berakhir seperti Digipet Anda.

Selama Anda dapat memastikan bahwa tanaman Anda akan menerima jumlah nutrisi dan cahaya yang sesuai, Anda dapat membuat sistem hidroponik di mana saja, termasuk dalam kenyamanan rumah Anda sendiri.

Sistem yang sudah kita buat sebelumnya tersedia untuk dibeli secara online, dengan harga terjangkau, atau Anda bisa bersenang-senang dan membuatnya sendiri. Pilihan ada padamu.

Jika Anda ingin mencoba menanam hidroponik namun takut gagal, masih ragu dan tidak mengerti, Anda bisa klik tautan ini untuk berkonsultasi.

Jika Anda ingin membaca artikel lainnya seputar hidroponik, klik tautan ini.

Di Greenvest, kami juga menyediakan jasa publikasi buku dan jurnal dengan harga terjangkau dan kualitas yang professional, klik tautan ini untuk konsultasi.

Baca Juga: Daftar Jurnal Terindeks Scopus Terbaru 2021

***

You May Also Like

About the Author: AZ Putri

Aku Menulis Maka Aku Ada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2022 Media Ilmiah Indonesia - Theme by HappyThemes

meritroyalbet superbetin holiganbet maltcasino asyabahis grandbetting